Archive

Archive for December, 2009

Jawaban Boediono – fakta mulai terbuka

December 22, 2009 Leave a comment
Jawaban2 Boediono di pansus century (saat ini sedang berlangsung) adalah titik balik penyiaran kenyataan.  Bukan hanya fitnah2 yg disiarkan hari ini.
Tone Boediono agak terlalu profesorial — aku senang waktu dia menjawab “tidak” beberapa kali atas pertanyaan insinuatif dari anak muda partai kecil (lupa namanya) yg berusaha menjebak B ke kata2 “tidak setuju BPK” yg bisa di quote terpisah.
B agak terlalu lembek – tetapi secara mendasar sangat benar.

Penjelasan ttg istilah “systemically important banks” itu paling bagus untuk counter fitnah dari burhanudin (napi) kemarin.

Advertisements
Categories: Cicak

Strategi penyerangan tim hitam

December 20, 2009 Leave a comment

Semakin dibaca, sampai sejauh ini – semakin terlihat ada semacam kolaborasi dalam serangan pansus BC ini, satu kelompok tim hitam (parpol2 oposisi, plus mereka2 yg ingin merebut PAN dan PKB, ormas dan lsm) menyerang tim putih (B&SM beserta teman2 nya – belum tentu didukung oleh PD).

Kronologi kasar

1) pembukaan isu2 neolibs. Pemeran utama: drajad (PAN) dan KKG (PDIP). KKG melepas isu “profesor kodok”, drj menyerang SM

2) demo2 jalanan mendiskreditkan B&SM –> emotional attack “6.7T uang rakyat” yg sangat sukses. Media massa juga di pasang aktif.

3) launch “audit BPK” yaitu summary report oleh hadi-p ketua BPK ex-dirjen pajak dan BIN, sponsor pdip. Legitimasi tuduhan2. Walau jelas2 bagian besar dari tuduhan bpk ini BUKAN ke Bud (&SM) tetapi dibuat insinuasi kesana.

4) partai2 melepas masing2 bulldog2 nya, tim9 — adalah tim koordinasi partai2 ini. Ada pooling of info, dan koordinasi tindakan — semacam ‘dokumen darmawangsa’ itu walau peserta nya mungkin beda. Yg jelas gerindra adalah think-tank, pdip & golkar sumber data, partai lain menyumbang expert, corong atau massa. Plus massa yg bisa ditunggangi, spt kompak (!)

5) massa jalanan terus di tingkatkan — menuju pansus dpr.

6) penggembosan oleh pidato sby – menyuruh PD bergabung dalam pansus.

7) beda phase, serangan mulai terarah, pertama BS (golkar) launch serangan rekaman RT yg konyol itu – punah setelah tangkisan dari B, kemudian SM juga.

8) serangan pidato pansus BPK cukup telak — serangan ketidak sahihan KSSK – oleh hadi-p. Dan serentetan insinuasi yg cukup berat. Belum benar2 ditanggapi oleh tim putih.

9) hari kedua, PPATK – yg sesungguhnya tidak terlalu menyerang, tetapi lagi2 digunakan untuk sebuah serangan terarah dari hanura: rekening menkeu di BC. Sebuah fakta (benar2 ada) yg mudah di selewengkan jadi fitnah. SM mencoba menggunakan jurus mengelak, tidak terlalu efektif.
Kalau kita nalar, hal2 ini pasti sudah diketahui sejak lama, tetapi di lepas satu2 – di barengi usaha2 demo jalanan terus – untuk menggeser opini massa.

10) serangan yg dianggap mau skak ster – pas sby di kopenhagen (diperhitungakan akan main hati2 dan menunggu pulang baru komen) — langsung menikam ke nonaktif B&SM. Bahasa yg dipakai lunak – tetapi jika benar2 B&SM nonaktif, itu hal kecil secara administratif, tetapi secara politis benar2 kecelakaan besar. Bukti bahwa satu sisi (kelompok anti B&SM) itu “benar”.

Mengapa wakil2 PD di pansus bisa ikutan aklamasi itu memang mengherankan, bisa karena “lugu” spt kata mubarok — kemungkinan kedua instruksi sby yg mau main vivere peri colosi (nyrempet2 bahaya). Dengan memberi angin ke lawan, lalu tahu2 mencabut angin – agar kapal lawan mati angin.

Seperti halnya ucapan mubarok dulu ttg JK, dan PKS – tampaknya memang ahli strategi sby cukup canggih. Kapal pansus sempat mati angin hari ini (minggu). Tentu saja besok akan lahir fitnah baru – namanya juga usaha! – tetapi sampai sejauh ini, sby tetap menguasai papan catur.

Memang melegakan bahwa akhirnya sby juga berkenan menggoyang pantat mengurus problem yg dihadapi kabinetnya ini – tidak menyerahkan segalanya ke anak buah. Dan goyangan sby kali ini terasa efeknya, karena benar. Pansus telah bergerak terlalu jauh, mungkin termakan retorika sendiri hingga mata lepas dari bola.

Set mundur lagi. Minggu depan (besok) akan ancang2 game baru, drajad di panggil pansus tentu rame, kayak manohara di wawancara tvone.

Lalu kurasa akan ada lagi “bocoran2 racun” ke arah B&SM. Hampir yakin bahwa pansus takkan memanggil SM sebelum ada racun dilepas lagi. Memanggil SM ke pansus itu pisau bermata dua – bisa2 sukses jika SM glagepan ttg sesuatu yg tidak bisa jawab. Tetapi bisa juga kerugian bagi pansus, jika SM berhasil menggunakan platform pansus untuk tema dia sendiri.
Jadi, pansus akan memanggil SM hanya setelah cukup amunisi untuk menggorok SM.
Racun2 fitnah itu.

Menarik juga melihat pertandingan edan2an ini- kayak sepakbola desa tim putih (B&SM) melawan hitam (dpr pdip golkar dkk), tidak pakai skill tetapi segala cara fitnah & jegal. Sejauh ini tim putih / B&SM cukup mantap, hanya soal nonaktif ini yg perlu memanggil pelatih utama sby.

Dan sejauh ini serangan2 fitnah itu belum ada yg nyantol – bayangkan sebuah bank swasta ugal2an di Indonesia di teliti habis2an — berapa banyak kasus didalamnya? (semua perusahaan Indonesia selalu ada kasus kalau diteliti benar2 – pajak terutama –> untung pajak kini dikuasai pihak SM / tim putih)

Tentu saja, hal yg juga akan menarik jika tim putih mulai benar2 “bermain” — anak2 muda yg sekarang duduk di dpr itu – misalnya – apa sudah punya npwp?

Sejauh ini tim hitam menghalalkan segala cara — tim putih hanya defensif. Ini bukan strategi jelek, tetapi game tidak harus dimainkan hanya secara defensif.

Hanya, yg membuatku sedih — untuk apa ‘catur politik’ ini bagi kepentingan rakyat banyak?

Tidak ada. Hanya ajang latihan fitnah anak2 muda ….

Categories: Uncategorized Tags:

Kriminalisasi Sri Mulyani.

December 12, 2009 Leave a comment

Sekarang semakin nyata bahwa kasus fitnah2 ke B & SM ini suatu kasus fitnah besar2an. Kriminalisasi. Sama spt kasus Bibit & Chandra di KPK.

Jumat dan Sabtu ini semakin clear.
Anggota pansus Bambang Susatyo (BS) adalah salah satu ‘inisiator’ fitnah2 ini – dan kemarin dia melepas bom yg dia pikir sangat manjur.
Sebuah “transkrip rekaman” (pernah disebut “sadapan” di tvone) percakapan antara SM dan RT (tantular, si kriminal pemilik BC) – yg isinya kata2 kabur – mengisyaratkan adanya kolusi antara SM dan RT. Kata2 yg BS sebutkan seolah meyakinkan ada kolusi:
*
Sri Mulyani:
Ya udah, rapat tertutup sekarang. Ya, Robert.

Robert:
Saya kira ibu rapat tertutup saja dengan catatan, bahwa kesimpulan ini mengakhiri, pasalnya adalah keadaan krisis yang kita hadapi sekarang.
*
Ini digunakan untuk memfitnah SM – seolah ada rekaman ala susno-duaji / lukas atau anggodo yg tentu masih segar di ingatan rakyat awam.

Tuduhan ini disiarkan terbuka.
SM langsung menolak. Bahkan RT juga mengatakan bahwa dia tidak pernah ketemu SM. Memang RT ada di kantor depkeu pada saat2 rapat KSSK 21-21 nov 2008 – tetapi dia tidak pernah di panggil ke lantai 3 tempat rapat.

Tanpa penjelasan tuntas, tentu fakta2 diatas, bahwa RT ada di depkeu, terus ada kata2 SM dan kata2 “RT” (nanti terlihat bukan) – akan membuat keraguan dihati para awam. Mereka bisa percaya bahwa SM setidaknya menyembunyikan sesuatu.

Untunglah Sabtu ini, akhirnya (!) wapres Boed memberikan konperensi pers. Bersama Raden Pardede (RP – sekretaris KSSK). Lalu ada staff depkeu yg menyatakan rekaman sidang KSSK dibuat atas perintah menkeu SM (dibagian awal rekaman ini justru ada ucapan SM mengatakan bahwa keputusan2 dalam sidang2 ini akan direkam, karena harus bisa di justify sampai tahun2 kedepan –> etika profesional ala KPK!)

Bagian Boed memang kalem, memastikan bahwa dia “saksi hidup” – tidak ada RT – please jangan main fitnah. http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/132038/1258930/10/boediono-jumpa-pers-soal-rekaman-sri-mulyani-robert-tantular

Penjelasan Pardede (RP) yg paling jelas.

RP juga saksi hidup, dan dia tahu jauh lebih banyak lagi. RT sebagai pemegang saham BC memang diundang oleh BI – untuk jaga2 jika diperlukan info nya — juga RT saat itu bukanlah terpidana, tindakan membawa RT itu tidak mempunyai arti apa2.
http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/105142/1258872/10/robert-tantular-boro-boro-bicara-kenal-sri-mulyani-saja-tidak

Lalu ini. Rekaman suara yg di gunakan oleh BS pansus itu:

1) suara SM memang betul, tetapi itu bagian dari kalimat SM yg mengomentari statemen sebelumnya yg menyangkut Tantular. SM mengatakan bahwa keputusan ttg Robert Tantular akan dilakukan dalam rapat tertutup. BUKAN berbicara ke Robert!! Pemotongan rekaman yg dilakukan oleh BS adalah suatu bentuk kejahatan pengubahan bukti elektronis yg setara spt video polri dulu –> Kriminal!!

2) RT memang menunggu di depkeu, dilantai 2 bersama direksi BC yg lain, dari jam 20:00 sampai jam 7:00 pagi besoknya, tanpa diajak rapat. Esoknya RT diberi tahu ttg keputusan rapat LPS mengambil alih BC. Tidak pernah ke lantai 3, apalagi ketemu SM! http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/135033/1258936/10/ada-30-saksi-hidup-robert-tantular-tak-hadiri-rapat-bailout-century

3) Suara lelaki yg oleh BS di claim sebagai suara RT ternyata sesungguhnya suara Marsilam Simanjuntak – peserta rapat, yg menanyakan soal keputusan. Di quote secara terpisah, dan di claim sebagai ucapan RT out of context. Ini adalah fitnah yg bersifat pidana / kriminal.
http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/144055/1258953/10/raden-pardede-itu-bukan-suara-robert-tapi-suara-pak-marsilam

Penjelasan Pardede ini sangat jelas. Clear dan straight forward.

Berarti BS – seorang anggota DPR dan sekaligus anggota pansus Century – melakukan tindakan yg sangat rendah. Memainkan alat bukti, memfitnah dan otomatis usaha mencemarkan nama baik SM (dan RT).

Seorang anggota DPR melakukan hal yg begini rendah?

Dan goblog total! Mengapa? karena rekaman yg ada di tangannya dari Depkeu! Jadi penipuan rendah semacam ini pasti akan diketahui jika ada yg mencocokkannya. Rekaman ini memang sudah bocor ke-mana2 – walau depkeu belum resmi memberikannya keluar. Perlu diingat bahwa rapat KSSK itu diikuti 30an orang, dan beberapa anggota dewan direksi BI ada yg ikut2an team DPR memfitnah SM –> bahwa team pansus DPR (BS dkk) ini memperolehnya bukanlah hal yg aneh (BS juga mengatakan bahwa ‘rekaman’ itu panjangnya 4 jam dan diperoleh dari depkeu !).

Dengan menyatakan bahwa SM telah berbicara dg RT dalam rekaman, BS jelas2 telah melakukan tindakan kriminal disini, pencemaran nama baik dan fitnah.

Hal yg demikian rendah dilakukan oleh anggota DPR ini!?
Sebagian alasannya jelas karena kwalitas manusia ini benar2 “bs” (bullshits) emosional tak stabil dan tolol tukang fitnah.

Apa hanya itu?

Hal yg kedua berkaitan dengan fakta bahwa BS ini golkar. Jumat kemarin – dirjen pajak mengumumkan bahwa 3 perush Bakrie group mencuri pajak 2.1 Trilyun!
http://www.tempointeraktif.com/hg/perbankan_keuangan/2009/12/11/brk,20091211-213374,id.html
Hal ini adalah ongoing process, sudah berjalan sejak setahun yl, dan akhir november ini batas waktu nya habis, oleh dirjen pajak dialihkan ke proses kriminal. Dirjen pajak juga menyatakan secara khusus bahwa tindakan ini tidak ada kaitannya dg SM.

Jadi pertentangan SM – Ical itu riil, dari pihak ical!. Pertentangan seorang konglo hitam melawan petugas negara yg berwenang. Serangan BS adalah serangan nekad2an seorang kroco yang boss nya terancam. Memfitnah SM ini sebuah usaha membuat suatu pengalihan issue, sekaligus sokur2 sukses (sampai saat inipun pansus / BS tetap ngotot: http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/142319/1258950/10/bambang-silakan-boediono-bantah-rekaman-buktikan-di-pansus-century )

Kesimpulannya?

Kurasa sangat jelas.
Denny mulai bicara:
http://www.detiknews.com/read/2009/12/12/103545/1258862/10/denny-menduga-ada-kriminalisasi-terhadap-sri-mulyani-boediono

Ada Persekongkolan Bedebah dalam kasus fitnah B & SM ini.
Sama spt Bit-Chan. Kali ini giliran anggota2 DPR bedebahnya ..

Kasus B&SM adalah Persekongkolan Bedebah!

PAN: “Tak Ada Wacana Menaikkan Hatta”

December 9, 2009 Leave a comment

“Tak Ada Wacana Menaikkan Hatta”
Wawancara Amien Rais
http://sorot.vivanews.com/news/read/111351-_tak_ada_wacana_menaikkan_hatta_

Kalau wawancara AR – pewawancara nya naif sekali menanyakan ke AR ‘apakah ada wacana menaikkan hatta’ — karena hatta adalah lawan AR kini!

Pertanyaan itu pasti sangat menggirangkan AR, yg lalu masuk ‘mode negarawan’ nya. Justru semua ini – penyerangan century – ini adalah bargaining AR ke jantung kekuasaan (sby), untuk diri dan orang2nya, drajad dan anaknya.

Justru serangan ini adalah untuk menggembosi hatta – menunjukkan ke sby bahwa keliru menganggap PAN sudah dikantongi hanya karena mengantongi hatta.

Hal yg serupa di PKB. Kurasa juga akan ada gerakan sejenis di PKS.
Di PDIP move ke TK membuat marah MW dkk.

Tetapi secara keseluruhan sby masih sangat kuat.

Categories: Uncategorized Tags: ,

Kasus Century – summary BPK yg bias

December 9, 2009 Leave a comment

Laporan BPK itu bias.

Jika dibaca dengan teliti tidak secara khusus menyalahkan SM – tetapi membuat insinuasi (= dorongan pada pembacanya untuk mengambil kesimpulan sendiri) menyalahkan SM.

Bias ini akibat sang ketua, Hadi P mempunyai dendam pada SM yg memecatnya 2006 dari posisi dirjen pajak. Dia juga didukung pdip. Summary yg dibuat Hadi bias, walau dokumen aslinya (disusun bersama ketua lain) tidak begitu. Tetapi media hanya menyerap summary yg dibaca oleh Hadi P saja.

Wakil Ketua BPK yg lain banyak yg kurang puas dengan laporan ini, yg juga tidak memasukkan banyak input dari B & SM — misalnya mengatakan bahwa BI tidak mempunyai dugaan besarnya biaya bail-out; atau bahwa diskusi ttg sistemik tidak objektif, atau BI tidak memberikan data yg mutakhir saat sidang 20/11/08. Semua hal ini di nyatakan oleh B & SM terbuka, tetapi tidak mendapat gaung di media — yg rata2 juga bias melawan SM.

Mungkin hanya majalah Tempo yg masih membela SM. Karena jika kita pikirkan secara nalar, serangan2 ke B&SM ini semuanya fitnah.

Sebuah keputusan sulit di masa sulit, telah dikerjakan secara baik dan lurus, di jadikan fitnah.

KSSK mempunyai standar rekaman yg tinggi (karena etika yg dijunjung tinggi, semua keputusan harus bisa di review post-hoc / dimasa depan) , jadi dalam hari2 kedepan kita akan melihat apa yg sesungguhnya terjadi.

Bagus bahwa manuver sby menghentikan fitnah2 ini sekarang (setelah mereka secara keterlaluan memfitnah ibas juga!). Moga2 fakta2 semakin terbuka – fakta yg sebenarnya akan menyibak kebenaran.

Categories: Uncategorized Tags:

SBY, politisi oportunis dan Rakyat

December 9, 2009 Leave a comment

SBY tidak dapat kukatakan pemimpin yg baik, karena dia terlalu sibuk dengan dirinya sendiri, dan aku merasa dia tidak benar2 memikirkan rakyat dan bangsa lebih dari sekedar retorika politikus (spt umumnya politikus).

Dan kebaikan2 yg terjadi di masa KIB1 bukanlah kerjaan sby dalam arti positif – dia hanya mengijinkan KPK, densus88 dan SM mengerjakan tugasnya tanpa di ganggu secara berarti (kecuali di tahun 2009 ini, ketiga nya di rongrong, lebih kurang sepengetahuan sby sendiri). Walau SBY menggunakan ke-tiga2 nya dalam kampanye nya, dai tahun 2009 ini dia mengijinkan polri, jaksa dan PD mengorek2 ketiganya secara tidak fair.

Lepas dari ini semua, ‘tokoh nasional’ yg lain jauh lebih jelek daripada sby. Mereka sama2 politikus, dan menggunakan cara2 yg jauh lebih rendah. GD dan AR menebar fitnah besar2an dalam kasus B & SM ini – keduanya jelas ingin meneguk keuntungan politis di partai mereka masing2 yg amburadul (PKB & PAN). PDIP dan MW malah penggerak utama fitnah2 ini.

Memang menggunakan fitnah2 ini mungkin satu2nya jalan untuk bisa menekan sby dan memperoleh semacam konsesi politis (kurasa mereka semua tidak benar2 secara realistis mengharap bisa menjatuhkan sby – lepas dari retorika amburadul politis murahannya).

Jadi permainan kini adalah semacam catur raksasa dengan banyak sudut — banyak pihak memainkan politik praktis (termasuk sby). Kurasa tidak ada yg benar2 memikirkan kepentingan rakyat banyak – kecuali dari tiga pemain bersih itu sendiri (KPK, densus88 dan Depkeu), dan sekelompok kecil LSM dan pemikir yg tak punya faktor berarti.

Padahal – spt dikatakan Faisal Basri ttg FTA dg Cina — pertempuran sesungguhnya ada diluar sana, ekonomi global. Kita seperti keluarga yg ribut sendiri di dalam rumah, padahal kebon dan tegalan kita sedang di perebutkan orang2 lain diluar. Tidak ada yg memikirkan ini.

Itu yg mengkhawatirkanku – pelanduk itu (rakyat kecil) tidak bisa lari ke-mana2. Gadjah2 itu akan beruntung secara pribadi, walaupun yg kalah. AR misalnya, dengan ucapan2 ngawurnya punya kans untuk kembali berkuasa di PAN, lewat orangnya / anaknya mungkin. Juga GD jualan anak gadisnya di PKB. Sedikit ‘nego’ dari sby dan kedua orang ini sudah ‘menang’.

Kemenangan politis. Hal yg sama dg ‘tokoh2 muda’ saat ini. Mereka semua rata2 sangat kacamata kuda – kepentingan kelompok atau bahkan pribadi2.

Tak perlu mengkhawatirkan sby – yg dia pertaruhkan hanyalah seberapa banyak dia perlu ‘membayar’ orang2 ini – karena tokh partai2 utama sudah di genggamannya (termasuk PAN, PKB, Golkar, PKS). Jika sby tersudut maka dia hanya membayar lebih mahal. Tidak ada ancaman riil untuk menurunkan sby sebelum 2014.

Ancaman yg riil adalah ekonomi Indonesia yg semakin terpuruk di dunia global. Resesi dunia akan membuat kompetisi makin tajam, dan negara2 utama akan semakin ‘kejam’. Pemain yg telmi atau tidak konsen akan tergilas tanpa ampun.

Ekonomi rakyat luas akan tambah berat – sebaliknya individu2 politisi itu tidak akan merasa apa2. Mereka kelas tersendiri. Termasuk Sby disitu.

Itu yg membuat masalah fitnah ke B & SM ini semakin mendesak. KPK dan KSSK (KPK lolos dari lubang jarum kemarin, KSSK sudah almarhum karena perpu nya terguling – jika 2010 ada krisis keuangan global lagi, LPS ‘harus mampu’ ) adalah pertahanan rakyat banyak.

Bagi sby semuanya adalah cip2 di meja judi politis. Bagi politisi2 lain, mereka berebut cip2 itu – secara sebarangan tak berpikir menginjak kepala siapapun yg perlu diinjak.

Itu yg membuat masalah fitnah ke B & SM ini semakin mendesak. Tampaknya tidak laku sama sekali di timpa arus fitnah dari satu sisi, dan semangat ‘negosiasi’ dari sisi satunya. Pelanduk akan ditanduk ..

Categories: Uncategorized Tags: , ,